Selasa, 28 Juli 2015

Bisnis Pelayaran Batam Lesu

19.11


Batam (Antara Kepri) - Bisnis pelayaran di Kota Batam Kepulauan Riau kini lesu, ratusan kapal terpaksa berlabuh sandar karena tidak ada pesanan berlayar ke berbagai wilayah di dunia.

      
"Sudah dua bulan ini bisnis menurun drastis, perkiraan saya sampai turun 40 persen," kata Ketua Indonesian National Shipowner Association (Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia/ INSA) Kota Batam Zulkifli Ali kepada Antara di Batam, Jumat.
      
Jasa pelayaran yang ditawarkan pengusaha di Batam mayoritas untuk perusahaan minyak dan gas bumi. Sedangkan harga minyak dan gas bumi sedang turun, sehingga pesanan pengiriman pasokan minyak menggunakan kapal ikut anjlok.
      
Selain itu, ada beberapa faktor penurunan pelayaran Batam, di antaranya kebijakan pemerintah melarang ekspor tambang mentah dan menurunnya produksi perusahaan-perusahaan di kota itu.
      
"Tidak boleh ekspor batu bara mentah juga mengurangi pelayaran kapal ke luar negeri," kata dia.
      
Menurunnya produksi perusahaan galangan kapal di Batam juga menjadi faktor lain dari melemahnya industri pelayaran.
      
Selama ini industri pelayaran Batam juga banyak melayani pengiriman bahan mentah dan setengah jadi dari luar negeri ke Indonesia, kemudian bahan jadi dikirim dari dalam ke luar negeri.
      
Menurut Zulkifli, penurunan pelayaran itu tidak hanya terjadi di Batam, melainkan di seluruh dunia.
      
Di Singapura saja, kata dia menyontohkan, arus pelayaran berkuang dari sekitar 500 unit kapal yang lalu lalang setiap hari menjadi sekitar 300-400 unit kapal per hari.
       
Akibat berkurangnya pesanan pelayaran, maka kini ratusan kapal labuh jangkar di sekitar perairan Batam, Selat Malaka sambil menunggu order.
      
Zulkifli mengatakan tidak ada yang bisa dilakukan pemerintah untuk membangkitkan kembali industri pelayaran di Batam.
      
"Tidak ada yang bisa dilakukan, kecuali menunggu harga minyak dunia kembali naik. Kalau ibu-ibu suka harga minyak turun, tapi tidak bagi bisnis kami," kata dia.(Antara)








Sumber Gambar:
www.antarakepri.com/berita/32351/bisnis-pelayaran-batam-lesu
Sumber Gambar: 
www.tanjungpinangpos.co.id/wp-content/uploads/2014/11/UTAMA-feri-ebrsandar-di-Pelabunan-Punggur.f-abas-2.jpg

0 komentar:

Posting Komentar